
Gorontalo, 9 Desember 2025 — SMP Negeri 2 Kwandang menjadi salah satu lokasi pelaksanaan Pengabdian Kolaboratif Jurusan Pendidikan Ekonomi Universitas Negeri Gorontalo yang berlangsung dengan penuh antusias dari siswa maupun guru. Kegiatan ini dirancang sebagai langkah strategis untuk memperkuat karakter peserta didik, mencegah tiga dosa besar pendidikan, serta meningkatkan literasi digital dan kesadaran penggunaan gadget sehat bagi remaja.
Sejak awal kegiatan, para pemateri dari UNG menekankan pentingnya mewujudkan lingkungan sekolah yang aman, positif, dan ramah anak. Pengabdian ini bertujuan membantu sekolah memperkuat budaya anti-perundungan, membangun interaksi yang inklusif, memperbaiki pola penggunaan gawai di kalangan pelajar, serta meningkatkan pemahaman siswa dan guru terhadap pembelajaran modern yang berpusat pada karakter dan pemikiran mendalam.

Sesi pertama dibuka oleh Rierin Koniyo, yang berhasil membuat suasana kelas hidup melalui pendekatan interaktifnya. Rierin menjelaskan berbagai bentuk perilaku bullying, termasuk yang kerap dianggap sepele namun berdampak besar pada psikologis siswa. Dengan memberikan contoh perilaku sehari-hari, ia membuat siswa menyadari bahwa perundungan bukan hanya tindakan fisik, tetapi juga bisa berupa sindiran, pengucilan, atau komentar yang menyakitkan hati. Interaksi dua arah yang terbangun membuat siswa aktif bertanya dan berbagi pengalaman, menjadikan sesi ini salah satu bagian paling menarik dari kegiatan pengabdian.
Kegiatan selanjutnya semakin dinamis ketika Neva Lionitha Ibrahim menyampaikan materi mengenai penggunaan gadget sehat dan literasi digital. Dalam sesi ini, Neva tidak hanya menjelaskan dampak negatif kecanduan gawai, tetapi juga mengajak siswa bermain kuis cepat. Setiap siswa yang mampu menjawab pertanyaan dengan tepat diberi reward, sehingga suasana kelas menjadi sangat kompetitif dan ceria. Banyak siswa mengangkat tangan, berlomba memberikan jawaban, dan tertawa bersama. Melalui pendekatan yang menyenangkan ini, materi tentang keamanan digital, manajemen waktu layar, dan perlindungan privasi menjadi lebih mudah dipahami oleh siswa.
Cristian Polamolo kemudian hadir dengan membawa materi yang menyentuh dua aspek penting: siswa dan guru. Materinya tentang deep learning memberikan pemahaman baru mengenai bagaimana pembelajaran yang bermakna dapat membantu siswa berpikir lebih kritis, memahami konsep secara mendalam, dan membangun karakter melalui proses belajar yang reflektif. Cristian menekankan beberapa poin kunci deep learning, antara lain pentingnya kolaborasi, evaluasi proses, serta keberanian siswa untuk bertanya dan mengeksplorasi. Guru-guru menyambut materi ini dengan sangat positif karena memberikan gambaran konkret tentang bagaimana pembelajaran modern dapat diterapkan di ruang kelas.
Selain tiga materi unggulan tersebut, rangkaian kegiatan pengabdian ini juga diperkuat oleh pemateri lain dari Jurusan Pendidikan Ekonomi UNG yang membawakan tema-tema yang sangat relevan dengan kebutuhan sekolah. Dr. Melizubaida Mahmud menyampaikan materi mengenai pencegahan tiga dosa besar pendidikan dan strategi membangun budaya aman di sekolah. Wulan Mayasari Tambengi bersama Febriyani Pioke memberikan pendampingan bagi guru mengenai langkah-langkah menangani perundungan serta menyiapkan kebijakan sekolah ramah anak yang aplikatif. Pada sesi literasi finansial, Fatmawaty memberikan pelatihan kepada siswa mengenai cara mengelola uang saku dengan bijak melalui pencatatan sederhana. Sementara itu, Roy Hasiru menutup rangkaian dengan pembahasan mengenai good governance dalam manajemen sekolah, menekankan pentingnya transparansi, partisipasi, dan akuntabilitas bagi terciptanya lingkungan pendidikan yang sehat dan berkualitas.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keterlibatan. Kepala Sekolah SMPN 2 Gorontalo Utara, Agus Wumu, M.Pd beserta seluruh Staf Guru menyambut hangat kedatangan jajaran tim pengabdian dan sangat mendukung terselenggaranya kegiatan ini. Para guru menyampaikan apresiasi karena materi yang dibawakan sangat sesuai dengan tantangan nyata yang dihadapi sekolah, terutama terkait perundungan, penggunaan media digital, dan kebutuhan pembelajaran yang lebih mendalam. Siswa terlihat bersemangat mengikuti setiap sesi, baik ketika berdiskusi, menjawab kuis, maupun saat mengikuti simulasi kasus.
Menutup kegiatan, pihak sekolah berharap program pengabdian ini dapat menjadi awal dari kerja sama jangka panjang antara SMP Negeri 2 Kwandang dan Jurusan Pendidikan Ekonomi UNG. Sementara itu, tim pengabdian UNG menyampaikan harapan agar seluruh materi yang disampaikan dapat membawa perubahan nyata dalam perilaku dan budaya sekolah, sehingga SMP Negeri 2 Kwandang semakin berkembang menjadi sekolah yang aman, inklusif, dan berkarakter.
(TIM HUMAS FEB_NLI)
Penyelenggara HMJ Pendidikan Ekonomi dan Sanggar Seni Oikos Nomos FEB UNG
Penyelenggara Himpunan Jurusan Mahasiswa (HMJ) Akuntansi FEB UNG dimulai dari 30 Oktober - 13 November 2025
Pelaksana LPMPP UNG dilaksanakan di Aula Prof. Kadir Abdusammad
Asesmen Lapangan Pendirian Program Studi Doktor Ekonomi