
Gorontalo, 10 Oktober 2025 — Universitas Negeri Gorontalo (UNG) menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan literasi keuangan nasional dengan menyelenggarakan kegiatan “Edukasi dan Sosialisasi Obligasi Negara Ritel seri ORI028T3 dan ORI028T6 serta Literasi Keuangan Indonesia Terdepan (LIKE It) #5: Dari Literasi ke Aksi — Muda Berdaya, Bangsa Sejahtera.” Kegiatan ini terbagi menjadi 2 sesi yaitu : Sesi 1 Literasi Keuangan Indonesia Terdepan dan Sesi 2 yaitu Pengenalan Instrumen Keuangan dan Investasi SBN ORI028.
Rangkaian kegiatan “Edukasi dan Sosialisasi Obligasi Negara Ritel seri ORI028T3 dan ORI028T6 serta Literasi Keuangan Indonesia Terdepan (LIKE It) #5” yang digelar Universitas Negeri Gorontalo (UNG) berlanjut dengan sesi talkshow interaktif bersama narasumber dari Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan RI dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Pada Sesi 2 Talkshow, hadir dua narasumber utama:
Kedua narasumber memberikan pemaparan menarik dan komprehensif terkait peran pemerintah dan lembaga keuangan dalam memperkuat literasi serta inklusi keuangan di Indonesia.Bapak Chandra A. S. Wibowo menjelaskan tentang pentingnya Obligasi Negara Ritel (ORI) sebagai instrumen investasi yang aman dan berperan langsung dalam pembiayaan pembangunan nasional. Sementara itu, Ibu Halimatus Sa’diyah menekankan pentingnya edukasi keuangan sejak dini agar masyarakat, khususnya mahasiswa, dapat terhindar dari praktik keuangan yang merugikan seperti pinjaman online ilegal (pinjol) dan perjudian online (judol).
Sesi talkshow berlangsung interaktif dengan antusiasme tinggi dari peserta. Dalam segmen tanya jawab, mahasiswa aktif mengajukan pertanyaan seputar mekanisme investasi ritel, perlindungan konsumen keuangan, serta langkah-langkah pemerintah dalam memperluas akses literasi keuangan di berbagai daerah. Moderator memandu diskusi dengan dinamis sehingga suasana forum tetap hidup dan inspiratif.
Kegiatan ini juga menghadirkan Talkshow Sesi 2 bersama narasumber dari DJPPR Kementerian Keuangan dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).Hadir sebagai pembicara Bapak Chandra A. S. Wibowo, Analis Keuangan Negara Ahli Madya Direktorat Surat Utang Negara DJPPR Kemenkeu RI, dan Ibu Halimatus Sa’diyah, Kepala Divisi Pelaksanaan Edukasi Keuangan OJK.
Dalam pemaparannya, kedua narasumber menjelaskan peran ORI sebagai instrumen investasi negara yang aman, terjangkau, dan berkontribusi pada pembiayaan pembangunan.Seri ORI028T3 memiliki tenor 3 tahun dengan kupon tetap 5,35%, sedangkan ORI028T6 berjangka 6 tahun dengan kupon 5,65% per tahun. Keduanya dapat dibeli mulai dari Rp1 juta, dijamin penuh oleh negara, dan dapat diperdagangkan di pasar sekunder setelah periode tertentu.
Sesi talkshow berlangsung interaktif dengan antusiasme tinggi dari peserta. Acara diakhiri dengan penyerahan cendera mata kepada perwakilan OJK, yang diserahkan secara simbolis oleh Bapak Chandra A. S. Wibowo, serta foto bersama seluruh narasumber, moderator, dan peserta kegiatan.
Melalui kegiatan ini, UNG menegaskan dukungannya terhadap program nasional Literasi Keuangan Indonesia Terdepan (LIKE It) sebagai langkah strategis mencetak generasi muda yang cerdas finansial, berdaya, dan berkontribusi bagi kesejahteraan bangsa.
(TIM HUMAS FEB_NLI)
Penyelenggara HMJ Pendidikan Ekonomi dan Sanggar Seni Oikos Nomos FEB UNG
Penyelenggara Himpunan Jurusan Mahasiswa (HMJ) Akuntansi FEB UNG dimulai dari 30 Oktober - 13 November 2025
Pelaksana LPMPP UNG dilaksanakan di Aula Prof. Kadir Abdusammad
Asesmen Lapangan Pendirian Program Studi Doktor Ekonomi