Program Studi S1 Pendidikan Ekonomi Gelar Lokakarya Kurikulum 2025 Berbasis Outcome Based Education (OBE)

Oleh: Fazri Mohehu . 6 Agustus 2025 . 16:27:03

Gorontalo, 6 Agustus 2025 – Dalam upaya memperkuat kualitas pendidikan tinggi dan memastikan relevansi kurikulum dengan kebutuhan zaman, Program Studi S1 Pendidikan Ekonomi, Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Gorontalo (UNG), menyelenggarakan kegiatan Lokakarya Kurikulum 2025 Berbasis Outcome Based Education (OBE). Kegiatan ini menjadi titik awal proses penyusunan kurikulum baru yang diharapkan mampu mencetak lulusan berdaya saing tinggi di tengah dinamika global.

Lokakarya yang dilaksanakan di lingkungan Fakultas Ekonomi ini dihadiri oleh dosen-dosen Program Studi Pendidikan Ekonomi serta para pimpinan fakultas. Kegiatan secara resmi dibuka oleh Wakil Dekan II Fakultas Ekonomi UNG, Dr. Rizan Mahmud, S.Kom, M.Si, yang dalam sambutannya menggarisbawahi pentingnya penyelarasan kurikulum dengan pendekatan OBE sebagai bagian dari persiapan menghadapi proses akreditasi dan tantangan dunia kerja.

“Alhamdulillah, kita semua diberikan kesehatan sehingga dapat hadir bersama dalam kegiatan penting ini. Atas nama pimpinan fakultas, kami menyampaikan terima kasih sebesar-besarnya, khususnya kepada Jurusan Pendidikan Ekonomi atas komitmen dalam menyusun dan menyesuaikan kurikulum berbasis OBE. Kurikulum ini bukan semata-mata kewajiban administratif, tetapi merupakan kebutuhan strategis dalam peningkatan mutu lulusan dan pemenuhan standar akreditasi,” ujar Dr. Rizan.

Dalam sambutan lebih lanjut, beliau menjelaskan bahwa kurikulum harus mampu membekali mahasiswa tidak hanya dengan teori, tetapi juga dengan kemampuan menghadapi permasalahan nyata dan kompleks di dunia kerja serta kehidupan masyarakat. “Dengan OBE, pembelajaran tidak lagi hanya menekankan transfer pengetahuan, melainkan juga pembentukan keterampilan dan sikap. Mahasiswa didorong untuk menjadi pembelajar aktif, kreatif, dan mandiri,” tambahnya.

Lokakarya ini menghadirkan narasumber utama Dr. Leny Noviani, S.Pd., M.Si, seorang akademisi dan pakar kurikulum yang telah lama berkecimpung dalam pengembangan dan implementasi Kurikulum Berbasis OBE di berbagai perguruan tinggi. Dalam sesi pemaparannya, Dr. Leny menjelaskan secara mendalam landasan filosofis, prinsip-prinsip dasar, dan langkah-langkah teknis dalam menyusun kurikulum berbasis OBE.

“Kurikulum OBE berangkat dari kebutuhan nyata masyarakat dan dunia kerja, bukan sekadar dari apa yang ingin diajarkan dosen. Maka dari itu, proses perancangannya harus dimulai dari Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL), kemudian diturunkan menjadi Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK), hingga strategi asesmen yang terukur dan autentik,” jelas Dr. Leny. Beliau menambahkan bahwa kurikulum OBE tidak hanya menuntut perubahan struktur kurikulum, tetapi juga perubahan paradigma dalam pengajaran. Peran dosen berubah dari satu-satunya sumber pengetahuan menjadi fasilitator pembelajaran yang memberdayakan mahasiswa. Kurikulum pun harus dirancang dengan mempertimbangkan aspek keterpaduan antara sikap, pengetahuan, keterampilan umum, dan keterampilan khusus yang sesuai dengan Profil Lulusan.

Dalam lokakarya tersebut, para peserta diajak untuk mendalami penyusunan dokumen kurikulum berbasis OBE, mulai dari penetapan profil lulusan, perumusan CPL, pemetaan mata kuliah dalam matriks CPL–CPMK, hingga penyusunan Rencana Pembelajaran Semester (RPS) yang konsisten dengan pendekatan OBE. Diskusi berlangsung aktif, di mana para dosen menyampaikan pertanyaan serta refleksi terhadap praktik pengajaran selama ini.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh jajaran pimpinan program studi, yaitu Ketua Program Studi S1 Pendidikan Ekonomi Dr. Radia Hafid, S.Pd, M.Si, Sekretaris Prodi Dr. Melizubaida Mahmud, S.Pd, M.Si dan Koordinator Prodi, Dr. Roy Hasiru, M.Pd serta Ketua Tim Penyusun Kurikulum Prodi, Abdulrahim Maruwae, S.E., M.Pd. Ketua Program Studi, Dr. Radia Hafid, dalam keterangannya menyatakan bahwa penyusunan kurikulum ini menjadi langkah awal untuk memperkuat posisi Program Studi S1 Pendidikan Ekonomi dalam menyiapkan lulusan yang tidak hanya kompeten secara akademik, tetapi juga adaptif dan inovatif menghadapi tuntutan abad ke-21.

“Kami menyambut baik kegiatan ini sebagai bagian dari proses reflektif untuk melihat kembali struktur kurikulum, sekaligus menyempurnakan arah pengembangan pembelajaran ke depan. Dengan pendekatan OBE, kami ingin memastikan bahwa setiap lulusan memiliki daya saing dan kontribusi nyata di masyarakat,” jelasnya. Lokakarya ini dirancang sebagai kegiatan dua hari. Pada hari pertama (6 Agustus 2025) fokus diberikan pada pemahaman dan pematangan prinsip-prinsip dasar Kurikulum OBE, serta bimbingan teknis dalam penyusunan komponen utama kurikulum.

Adapun pada hari kedua (7 Agustus 2025) akan dilaksanakan Forum Group Discussion (FGD) yang akan melibatkan seluruh dosen dan pemangku kepentingan internal. FGD tersebut bertujuan untuk menguji dan memperkuat hasil penyusunan profil lulusan dan struktur mata kuliah, serta menyesuaikan kurikulum dengan kebutuhan industri, dunia usaha, dan masyarakat. Dalam forum ini, setiap mata kuliah akan direfleksikan kembali berdasarkan relevansi, capaian, dan kontribusinya terhadap profil lulusan. 

(TIM HUMAS FEB_NLI)

 

#PendidikanEkonomiUNG #FEBUNG #Kurikulum2025 #LokakaryaKurikulum #PengembanganKurikulum #ProdiUnggul

 

Agenda

14 - 21 November 2025

Ajang Ekspresi dan Kreativitas Mahasiswa

Penyelenggara HMJ Pendidikan Ekonomi dan Sanggar Seni Oikos Nomos FEB UNG

30 Oktober - 13 November 2025

Semarak Hari Keuangan Ke XII

Penyelenggara Himpunan Jurusan Mahasiswa (HMJ) Akuntansi FEB UNG dimulai dari 30 Oktober - 13 November 2025

15 - 16 Oktober 2025

Audit Mutu Internal di FEB UNG 2025

Pelaksana LPMPP UNG dilaksanakan di Aula Prof. Kadir Abdusammad

26 - 28 Maret 2024

Asesmen Lapangan Pendirian Program Studi Doktor Ekonomi

Asesmen Lapangan Pendirian Program Studi Doktor Ekonomi