
Risca Marsanti Halid, M.Pd--Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis, UNG.
Dukungan orang tua terhadap motivasi belajar anak sangat krusial karena orang tua memegang peranan penting dalam membentuk sikap dan kebiasaan anak terhadap pendidikan. Orang tua punya peran dalam lingkungan keluarga. Sehingga anak mendapatkan Pendidikan Informal sejak kecil. Pendidikan sejak dini, bisa dimulai dengan pembiasaan atau tata krama yang baik dirumah, ketika di luar rumah bahkan ketika berada di tempat umum. Kemudian juga Pendidikan berupa hal-hal positif yang dapat memberi pengetahuan anak melalui sikap dan keterampilan yang dilatih sejak dini.
Peran orang tua dalam meningkatkan motivasi belajar anak sangat besar, karena mereka adalah figur pertama yang memberikan pengaruh utama dalam perkembangan anak, baik secara emosional, sosial, maupun akademik. Berikut beberapa peran orang tua yang dapat meningkatkan motivasi belajar anak:
Menciptakan Lingkungan Belajar yang Positif
Tempat yang nyaman dan tenang, Sumber daya yang cukup dengan menyediakan buku, alat tulis, dan teknologi yang dibutuhkan anak untuk belajar. Orang tua juga bisa memfasilitasi akses ke internet untuk mencari referensi yang lebih luas.
Memberikan Dukungan Emosional
Ketika anak merasa kesulitan atau cemas tentang pelajaran, orang tua yang terbuka untuk mendengarkan dapat memberikan rasa aman dan dukungan moral. Orang tua yang memberikan pujian yang tepat dan mengakui usaha anak, bukan hanya hasil akhirnya, membantu anak merasa dihargai dan termotivasi untuk terus berusaha.
Menjadi Teladan dalam Pendidikan
Anak lebih mungkin termotivasi jika melihat orang tua mereka aktif belajar atau menunjukkan minat terhadap hal-hal baru. Orang tua juga dapat memberikan umpan balik yang konstruktif ketika anak mencapai tujuan yang diharapkan
Mendorong Kemandirian dan Disiplin
Orang tua dapat membantu anak belajar mengatur waktu mereka dengan membuat jadwal yang teratur untuk kegiatan belajar dan bermain. Hal ini membantu anak merasa lebih terstruktur dan mengurangi rasa stres.
Memberi penghargaan untuk Motivasi kepada Anak
Memberikan penghargaan atau hadiah untuk pencapaian tertentu bisa menjadi motivasi tambahan, tetapi harus digunakan dengan bijak agar anak tidak hanya fokus pada hadiah.
Menghindari Perbandingan dengan Anak Lain
Setiap anak berkembang dengan kecepatan dan cara yang berbeda. Menghindari membandingkan anak dengan teman-teman atau saudara-saudaranya membantu menjaga harga diri dan motivasi anak. Fokus pada kemajuan pribadi anak, bukan perbandingan dengan orang lain.
Mendorong Aktivitas Ekstrakurikuler
Orang tua dapat mendukung anak untuk mengikuti kegiatan ekstrakurikuler atau hobi yang dapat membantu anak mengembangkan minat dan bakat mereka, yang bisa meningkatkan motivasi belajar serta dapat mengasah keterampilan dan kreativitas mereka.
Memberikan Kontrol yang Seimbang
Orang tua dapat melibatkan anak dalam pengambilan keputusan terkait metode belajar atau memilih topik yang ingin dipelajari. Ini meningkatkan rasa tanggung jawab dan kepemilikan atas pendidikan mereka.
Berkomunikasi dengan Guru dan Sekolah
Orang tua juga harus berkomunikasi secara aktif dengan guru atau pihak sekolah dapat membantu mengetahui perkembangan anak dan menemukan cara untuk mendukung proses belajarnya lebih baik. Ini juga memberikan anak rasa dukungan yang lebih besar di kedua sisi, rumah dan sekolah.
Dengan langkah-langkah ini, orang tua punya peran yang sangat penting dalam meningkatkan motivasi belajar anak. Motivasi ini bukan hanya untuk meraih nilai yang baik, tetapi juga untuk menumbuhkan cinta belajar yang dapat berlanjut sepanjang hidup mereka.
Penyelenggara HMJ Pendidikan Ekonomi dan Sanggar Seni Oikos Nomos FEB UNG
Penyelenggara Himpunan Jurusan Mahasiswa (HMJ) Akuntansi FEB UNG dimulai dari 30 Oktober - 13 November 2025
Pelaksana LPMPP UNG dilaksanakan di Aula Prof. Kadir Abdusammad
Asesmen Lapangan Pendirian Program Studi Doktor Ekonomi