
Gorontalo, 9 Desember 2025 — SMP Negeri 1 Kwandang menjadi salah satu lokasi pelaksanaan Pengabdian Kolaboratif Dosen dan Mahasiswa Jurusan Pendidikan Ekonomi Universitas Negeri Gorontalo. Kegiatan ini berlangsung pada hari Senin, 8 Desember 2025 selama 1 hari dengan tujuan memperkuat karakter siswa, mencegah perundungan, meningkatkan literasi digital, dan menumbuhkan literasi keuangan sejak dini.
Kegiatan dimulai dengan pengantar mengenai pentingnya menciptakan budaya sekolah yang aman dan ramah anak. Tujuan utama pengabdian ini ialah membangun kesadaran siswa tentang dampak bullying, mengembangkan empati dan toleransi, sekaligus membimbing mereka agar mampu menggunakan teknologi secara bijak dan bertanggung jawab.

Sejumlah dosen hadir sebagai pemateri dengan topik yang saling melengkapi, namun sesi pembuka menjadi sorotan utama ketika Dr. Radia Hafid menyampaikan materi mengenai pencegahan perundungan melalui literasi sosial-emosional. Dengan penjelasan yang lugas dan menyentuh pengalaman siswa sehari-hari, Radia menekankan pentingnya kemampuan mengendalikan emosi, memahami perasaan teman, serta membangun sikap empati sebagai dasar terciptanya lingkungan sekolah yang aman.
Sorotan berikutnya datang dari Abdulrahim Maruwae, yang menghidupkan suasana kelas melalui pemaparan Program Roots—program anti-bullying yang berfokus pada kepemimpinan siswa. Ia memadukan materi tersebut dengan pengembangan studentpreneur, mengajak siswa melihat diri mereka bukan hanya sebagai pelajar, tetapi juga sebagai agen perubahan yang mampu menciptakan inovasi. Materi ini membuat siswa semakin antusias karena mereka diajak menjadi pelopor gerakan anti-bullying sekaligus diberi gambaran bagaimana membangun jiwa kewirausahaan sejak dini.
Materi literasi digital disampaikan oleh Imam Prawiranegara Gani yang mengajak siswa memahami etika bermedia sosial dan keamanan digital, termasuk risiko penyebaran data pribadi dan bahaya penipuan daring. Sementara itu, Yulianti Toralawe memberikan pelatihan literasi keuangan pelajar, membantu siswa mengenali kebutuhan dan keinginan serta mengatur uang saku secara bijak. Sesi berikutnya diisi oleh Risca Marsanti Halid dengan penguatan Peer Counseling, yaitu pendampingan teman sebaya dalam mencegah 3 dosa besar pendidikan. Disusul oleh Maya Novrita Dama yang membahas pembentukan karakter dan empati siswa sebagai strategi membangun budaya sekolah yang saling menghargai. Di akhir kegiatan, Ratna Ahmad membawakan materi tentang penguatan karakter toleransi dan anti-intoleransi, relevan dengan dinamika pergaulan di era digital.
Suasana kegiatan berlangsung sangat hangat. Kepala sekolah SMPN 1 Kwandang, Juriati Igirisa, S.Pd., sangat mendukung terselenggaranya kegiatan ini. Guru dan siswa menyambut dengan antusias, terlihat dari keaktifan mereka dalam berdiskusi, menjawab pertanyaan, serta berbagi pengalaman mengenai bullying dan tantangan penggunaan media digital. Pihak sekolah mengapresiasi kehadiran tim pengabdian karena materi yang disampaikan dinilai sangat sesuai dengan kebutuhan siswa saat ini.
Melalui kegiatan ini, SMP Negeri 1 Kwandang berharap dapat memperkuat budaya positif di sekolah, membangun generasi yang lebih berkarakter, serta menjalin kerja sama berkelanjutan dengan Universitas Negeri Gorontalo. Tim pengabdian pun berharap hasil kegiatan ini mampu memberikan dampak nyata dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman, inklusif, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.
(TIM HUMAS FEB_NLI)
Penyelenggara HMJ Pendidikan Ekonomi dan Sanggar Seni Oikos Nomos FEB UNG
Penyelenggara Himpunan Jurusan Mahasiswa (HMJ) Akuntansi FEB UNG dimulai dari 30 Oktober - 13 November 2025
Pelaksana LPMPP UNG dilaksanakan di Aula Prof. Kadir Abdusammad
Asesmen Lapangan Pendirian Program Studi Doktor Ekonomi