Penelitian Mattoasi Ungkap Pengaruh Kejelasan Anggaran dan Partisipasi Masyarakat terhadap Akuntabilitas Dana Desa di Kabila Bone

Oleh: Fazri Mohehu . 28 November 2025 . 14:14:02

Gorontalo, 27 November 2025 – Penelitian terbaru yang dipaparkan oleh Mattoasi, S.Pd., S.E., M.Si., Ph.D. dalam agenda Diseminasi Hasil Penelitian Jurusan Akuntansi FEB UNG mengungkapkan bahwa akuntabilitas pengelolaan dana desa sangat dipengaruhi oleh dua faktor penting: kejelasan sasaran anggaran dan partisipasi masyarakat. Studi ini dilakukan pada aparat desa di Kecamatan Kabila Bone, Kabupaten Bone Bolango, dengan melibatkan 54 responden dari beberapa desa.

Dalam pemaparannya, peneliti menegaskan bahwa meskipun dana desa terus digelontorkan untuk mendukung pembangunan tingkat desa, masih ditemukan sejumlah persoalan di lapangan. Beberapa desa belum memiliki sistem pelaporan yang sesuai standar akuntansi, sehingga berdampak pada pengambilan keputusan pemerintah desa. Selain itu, masih kurangnya partisipasi aktif masyarakat menyebabkan proses pengawasan dan pelaksanaan program belum optimal.

Kondisi ini sejalan dengan temuan penelitian sebelumnya, seperti Merlan (2021) dan Rauf et al. (2024), yang menyoroti rendahnya dukungan masyarakat dan keterbatasan sistem pelaporan pada pemerintah desa.

Penelitian ini didasari oleh Teori Stewardship, yang memandang pemerintah desa sebagai pengelola (steward) yang berkewajiban memenuhi kepentingan utama masyarakat (principal). Dalam konteks ini, kejelasan sasaran anggaran dan keterlibatan masyarakat menjadi faktor yang memastikan pemerintah desa bertindak sesuai kepentingan publik.

Studi menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan teknik purposive sampling. Instrumen kuesioner diuji melalui uji validitas dan reliabilitas, dan seluruh item dinyatakan layak. Model penelitian diuji melalui uji normalitas, multikolinearitas, heteroskedastisitas, regresi linear berganda, serta uji t dan uji F.

Hasil analisis statistik dalam penelitian ini menunjukkan bahwa kejelasan sasaran anggaran dan partisipasi masyarakat memiliki pengaruh yang signifikan terhadap akuntabilitas pengelolaan dana desa. Variabel kejelasan sasaran anggaran (X1) terbukti berpengaruh positif dan signifikan dengan nilai t-hitung 2,400 dan signifikansi 0,020. Demikian pula, partisipasi masyarakat (X2) berpengaruh positif dan signifikan dengan nilai t-hitung 3,105 dan signifikansi 0,030.

Secara simultan, kedua variabel tersebut juga berpengaruh signifikan terhadap akuntabilitas pengelolaan dana desa, ditunjukkan melalui nilai F-hitung 8,625 dengan signifikansi 0,001. Nilai R² sebesar 22,3% mengindikasikan bahwa kejelasan sasaran anggaran dan partisipasi masyarakat mampu menjelaskan 22,3% variasi akuntabilitas, sementara sisanya dipengaruhi variabel lain di luar model penelitian.

Temuan ini menegaskan bahwa semakin jelas tujuan dan sasaran anggaran disusun, serta semakin aktif masyarakat terlibat dalam proses perencanaan hingga evaluasi, maka tingkat akuntabilitas dalam pengelolaan dana desa akan meningkat.

Selain itu, penelitian merekomendasikan agar pemerintah desa menyusun sasaran anggaran secara lebih jelas dan terukur, memperkuat transparansi informasi anggaran, serta meningkatkan partisipasi masyarakat tidak hanya pada tahap awal perencanaan tetapi juga dalam pelaksanaan dan pengawasan. Desa juga dianjurkan mengaktifkan forum musyawarah dan meningkatkan keterbukaan informasi untuk memperkuat kepercayaan dan akuntabilitas publik.

 

Agenda

14 - 21 November 2025

Ajang Ekspresi dan Kreativitas Mahasiswa

Penyelenggara HMJ Pendidikan Ekonomi dan Sanggar Seni Oikos Nomos FEB UNG

30 Oktober - 13 November 2025

Semarak Hari Keuangan Ke XII

Penyelenggara Himpunan Jurusan Mahasiswa (HMJ) Akuntansi FEB UNG dimulai dari 30 Oktober - 13 November 2025

15 - 16 Oktober 2025

Audit Mutu Internal di FEB UNG 2025

Pelaksana LPMPP UNG dilaksanakan di Aula Prof. Kadir Abdusammad

26 - 28 Maret 2024

Asesmen Lapangan Pendirian Program Studi Doktor Ekonomi

Asesmen Lapangan Pendirian Program Studi Doktor Ekonomi