Menyambut Edukasi Keuangan : Mitigasi dan Pencegahan Pinjaman online, Judi Online dan Investasi Bodong

Oleh: Fazri Mohehu . 7 Oktober 2025 . 05:46:41

Pewarta : Dr. Herwin Mopangga, S.E., M.Si.

 

Gorontalo, 07 Oktober 2025 - Provinsi Gorontalo tengah menghadapi tantangan serius meningkatnya kasus pinjaman online ilegal (pinjol), judi online (judol), dan investasi bodong yang banyak menjerat masyarakat, terutama generasi muda. Polda Gorontalo merinci bahwa tahun 2024 terdapat 356 laporan pinjol ilegal, 127 kasus judi online, dan 12 laporan investasi bodong dengan kerugian mencapai miliaran rupiah. Lebih dari 70 persen korban berasal dari kalangan usia muda 18 hingga 35 tahun, termasuk mahasiswa dan pekerja pemula. Fenomena ini menegaskan bahwa literasi keuangan masyarakat masih rendah, sementara akses terhadap teknologi keuangan (fintech) terus meningkat. OJK (2023) melaporkan bahwa indeks inklusi keuangan nasional telah mencapai 87,1%, tetapi indeks literasi keuangan baru 49,7%. Artinya, masyarakat Indonesia termasuk Gorontalo semakin mudah mengakses produk keuangan, namun belum cakap dalam mengelolanya dengan bijak.

Menjawab tantangan tersebut, Universitas Negeri Gorontalo (UNG) melalui Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) berkolaborasi dengan Direktorat Surat Utang Negara (SUN) Ditjen Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan RI, Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) akan menyelenggarakan “Edukasi dan Sosialisasi Keuangan: Membangun Perencanaan Keuangan yang Sehat melalui Investasi SBN Ritel” pada Jumat, 10 Oktober 2025, bertempat di Auditorium UNG. Kegiatan ini merupakan bagian dari kampanye nasional Literasi Keuangan Indonesia Terdepan (LIKE It) dan program SBN Ritel Seri ORI028T3 & ORI028T6. Acara akan dikemas dalam format talkshow interaktif, pameran edukatif, diskusi inspiratif, serta enam booth tematik yang disiapkan di teras Auditorium UNG. Para peserta juga berkesempatan memperoleh souvenir menarik, doorprize, aneka games edukatif, dan e-sertifikat sebagai bentuk apresiasi dari Kemenkeu, BI, OJK, dan LPS.

Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNG, Dr. Raflin Hinelo, M.Si, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan momentum penting untuk memperkuat kapasitas mahasiswa dalam menghadapi tantangan keuangan digital.

“Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNG berkomitmen menjadi pusat literasi dan edukasi keuangan di Gorontalo. Kami ingin mahasiswa tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kemampuan finansial dan moralitas yang kuat dalam menghadapi era digital,” ujar Dr. Raflin.

Beliau menambahkan, kegiatan ini juga menjadi wujud nyata sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah pusat dalam mendukung stabilitas ekonomi nasional melalui peningkatan literasi keuangan daerah.

Sementara itu, Wakil Dekan II FEB UNG, Dr. Rizan Machmud, MM, menekankan pentingnya literasi keuangan bagi mahasiswa dari aspek kesejahteraan pribadi dan sosial.

“Kemampuan mengelola keuangan bukan hanya soal uang, tetapi soal tanggung jawab, mentalitas, dan etika. Kami berharap mahasiswa mampu menjadi pelopor perilaku finansial yang sehat dan menjadi agen literasi di masyarakat,” tutur Dr. Rizan.

Keempat Jurusan di lingkungan FEB UNG menyatakan kesiapan penuh dalam mendukung dan menyukseskan kegiatan ini. Ketua Jurusan Pendidikan Ekonomi, Dr. Radia Hafid, M.Si, menyampaikan bahwa pihaknya akan mengerahkan dosen dan mahasiswa untuk turut berpartisipasi aktif dalam setiap sesi kegiatan. “Kami siap berkolaborasi agar mahasiswa memahami risiko keuangan digital dan mengenal investasi aman seperti SBN Ritel.

Ketua Jurusan Manajemen, Dr. Robiyati Podungge, MAP, juga menyampaikan antusiasme serupa. “Mahasiswa Jurusan Manajemen akan kami mobilisasi untuk membantu booth edukasi dan kegiatan games literasi. Ini menjadi pembelajaran nyata tentang manajemen event dan perilaku konsumen.

Ketua Jurusan Akuntansi, Dr. Tri Handayani Amalia, MSA, menilai kegiatan ini sebagai sarana praktis menanamkan kesadaran investasi dan pengelolaan keuangan sejak dini. “Kami dorong mahasiswa memahami pentingnya transparansi dan tanggung jawab finansial agar terhindar dari jebakan pinjol dan investasi ilegal.

Ketua Jurusan Ilmu Ekonomi, Dr. Dra. Sri Endang Saleh, M.Si, menambahkan bahwa kegiatan ini sejalan dengan upaya fakultas menumbuhkan budaya finansial sehat di kalangan akademisi. “Literasi keuangan adalah fondasi pembangunan ekonomi daerah. Kami siap memobilisasi mahasiswa untuk berpartisipasi aktif sebagai agen perubahan di bidang ekonomi digital.

Selain meningkatkan pengetahuan, kegiatan ini juga menjadi ruang untuk mempraktikkan literasi keuangan secara menyenangkan dan interaktif. Para peserta akan diajak mengenal lebih dekat berbagai instrumen keuangan negara seperti Obligasi Ritel Indonesia (ORI), Sukuk Ritel (SR), serta tips investasi yang aman dari lembaga resmi. Selaku Ketua Panitia Lokal, Dr. Herwin Mopangga menyampaikan terima kasih dan penghargaan atas kepercayaan dari Kemenkeu, BI, OJK dan LPS menjadikan UNG sebagai tuan rumah pelaksanaan Edukasi Keuangan tahun ini.

 

Agenda

14 - 21 November 2025

Ajang Ekspresi dan Kreativitas Mahasiswa

Penyelenggara HMJ Pendidikan Ekonomi dan Sanggar Seni Oikos Nomos FEB UNG

30 Oktober - 13 November 2025

Semarak Hari Keuangan Ke XII

Penyelenggara Himpunan Jurusan Mahasiswa (HMJ) Akuntansi FEB UNG dimulai dari 30 Oktober - 13 November 2025

15 - 16 Oktober 2025

Audit Mutu Internal di FEB UNG 2025

Pelaksana LPMPP UNG dilaksanakan di Aula Prof. Kadir Abdusammad

26 - 28 Maret 2024

Asesmen Lapangan Pendirian Program Studi Doktor Ekonomi

Asesmen Lapangan Pendirian Program Studi Doktor Ekonomi