
Risca Marsanti Halid, M.Pd--Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis, UNG.
Gen Z adalah generasi yang lahir di tahun 1996-2012, yang artinya setelah generasi milenial. Sebutan gen z sendiri adalah iGeneration. Sebutan itu terinspirasi dari nama-nama produk teknologi terkemuka di dunia, yakni Apple. Jadi, iGeneration maksudnya adalah generasi z adalah generasi internet yang memanfaatkan internet dan teknologi untuk menjalani kehidupan.
Saat ini kehidupan gen z tak lepas dari teknologi, baik aktifitas sehari-hari, bahkan aktifitas belajar mereka yang sudah sangat tergantung pada teknologi. Keunggulan dari gen z sendiri adalah mampu menggunakan teknologi, menggunakan media sosial, mendengarkan music, dan bermain game dalam satu waktu. Hal ini dikarenakan mereka sudah mengenal dan menggunakan teknologi sejak kecil.
Karakteristik Gen Z
-Terbiasa dengan teknologi
Gen Z terbiasa dan mampu menguasai teknologi dengan cepat. Karena mereka lahir disaat teknologi berkembang pesat. Sehingga mereka bisa dibilang sudah terbiasa dengan teknologi sejak dini.
-Komunikasi di dunia Maya
Gen z lebih banyak berkomunikasi di dunia maya dan lebih senang mengaplikasikan pikiran mereka lewat media sosial
-Mengumbar Privasi
Dengan mudahnya mereka mengakses media sosial, mereka merasa punya kebebasan dalam mengaplikasikan pikiran bahkan perasaan mereka. Sehingga dengan mudahnya mereka juga mengumbar privasi mereka ke media sosial.
-Mandiri
Gen z dapat dikatakan generasi mandiri. Karena dengan mudahnya mereka bisa mengakses informasi dari dunia maya (internet) sesuai dengan kebutuhan.
-Ambisius
Gen z adalah generasi yang dikenal ambisius atau tidak puas denga apa yang dimiliki. Hal ini karena banyak hal yang mereka temui di media sosial yang membuat mereka ambisi untuk memiliki bahkan melakukan trend yang lagi viral di media sosial
Metode belajar dan Cara Mendidik Gen Z
Metode Belajar Gen z sendiri disesuaikan dengan karakteristik mereka. Ada beberapa metode yang bisa lakukan sebagai pendidik dalam menghadapi anak-anak gen z saat ini. Karena gen z lebih senang dengan metode pembelajaran aktif dan praktis.
Dengan memanfaatkan teknologi yang ada, metode pembelajaran bisa divariasikan dengan menggunakan media digital. Pembelajaran yang menyenangkan dan menarik perhatian siswa, sehingga tidak monoton hanya melihat materi saja. Namun pembelajaran bisa dengan mengkreasi ke bentuk gambar menarik, video, bahkan dengan game juga.
Kemudian dengan pembelajaran kolaboratif juga sangat disenangi anak-anak gen z. Mereka lebih terbiasa dengan metode pembelajaran yang berbasis proyek yang dikerjakan secara kolaborasi. Dengan demikian dapat meningkatkan keterlibatan siswa dalam pembelajaran.
Metode pembelajaran fleksibel juga diterapkan kepada metode pembelajaran gen z. Metode ini memberikan kebebasan kepada siswa (gen z) untuk memilih tugas yang diminati mereka. Tanpa harus dibatasi guru untuk mereka berkreasi terhadap tugas mereka.
Beberapa cara dalam mendidik gen z seperti mengenal kebutuhan dan preferensi gen z, memanfaatkan sumber belajar online, mengkombinasi metode konvensional dengan teknologi atau media digital, melibatkan gen z dalam proses pembelajaran, serta melakukan evaluasi dan umpan balik.
Penyelenggara HMJ Pendidikan Ekonomi dan Sanggar Seni Oikos Nomos FEB UNG
Penyelenggara Himpunan Jurusan Mahasiswa (HMJ) Akuntansi FEB UNG dimulai dari 30 Oktober - 13 November 2025
Pelaksana LPMPP UNG dilaksanakan di Aula Prof. Kadir Abdusammad
Asesmen Lapangan Pendirian Program Studi Doktor Ekonomi