Hasil Penelitian Muzdalifah Ungkap Efektifitas Strategi Manajemen Biaya BEI Sulawesi Utara dan Dampaknya terhadap Keberlanjutan Operasional

Oleh: Fazri Mohehu . 28 November 2025 . 15:59:52

Gorontalo, 27 November 2025 – Dalam Diseminasi Hasil Penelitian Dosen Jurusan Akuntansi FEB UNG, Muzdalifah, SE., M.Ak memaparkan penelitian berjudul “Analyzes The Cost Management Strategies Implemented by The Indonesia Stock Exchange (IDX) North Sulawesi Representative Office and Their Impact on Operational Sustainability.” Kajian ini menarik perhatian peserta karena mengulas bagaimana kantor perwakilan BEI di daerah mengelola biaya dalam menjaga keberlanjutan operasionalnya di tengah tuntutan globalisasi dan kompetisi pasar modal yang semakin ketat.

Dalam paparannya, Muzdalifah menjelaskan bahwa keberlanjutan operasional menjadi isu penting bagi organisasi nirlaba di sektor keuangan, termasuk kantor-kantor perwakilan BEI. Data World Bank 2023 menunjukkan bahwa 65% biaya operasional kantor daerah BEI dialokasikan untuk program edukasi dan infrastruktur teknologi. Kondisi ini membuat strategi manajemen biaya menjadi faktor penentu keberlangsungan layanan edukasi dan pendampingan pasar modal di daerah. BEI Sulawesi Utara, seperti kantor perwakilan lainnya, menghadapi tantangan besar dalam menjaga keseimbangan antara kebutuhan pembiayaan kegiatan dan tuntutan peningkatan layanan kepada investor ritel yang terus bertumbuh.

Penelitian yang dipaparkan menyoroti tiga fase utama manajemen biaya yang diterapkan dalam sustainability roadmap BEI. Fase pertama adalah stabilisasi pada tahun 2024 yang berfokus pada konsolidasi anggaran berbasis activity based costing. Fase kedua, transformasi pada 2025, diarahkan pada digitalisasi 70% program edukasi sebagai upaya efisiensi dan perluasan jangkauan layanan. Fase ketiga, yakni optimalisasi pada 2026, menggambarkan penggunaan teknologi kecerdasan buatan (AI) untuk memprediksi biaya operasional agar pengalokasian anggaran lebih akurat dan adaptif.

Dalam kajiannya, Muzdalifah menekankan bahwa strategi manajemen biaya yang baik tidak hanya mengurangi pemborosan, tetapi juga menjadi fondasi bagi keberlanjutan operasional BEI perwakilan daerah. Strategi tersebut memungkinkan kantor perwakilan tetap menjalankan fungsi edukasi, layanan informasi pasar modal, dan pendampingan emiten lokal secara konsisten meskipun dihadapkan pada keterbatasan sumber daya. Selain itu, penelitian ini turut menyoroti bagaimana efisiensi anggaran dapat mendukung perkembangan investor ritel yang mencapai lebih dari 11 juta di tahun 2023.

Dalam sesi pembahasan, Muzdalifah juga menyampaikan bahwa implementasi strategi biaya perlu sejalan dengan penguatan teknologi dan tata kelola agar kantor BEI daerah mampu beradaptasi dengan dinamika industri keuangan yang bergerak cepat. Dengan perencanaan biaya yang terukur dan berbasis data, kantor perwakilan tidak hanya dapat mempertahankan operasionalnya, tetapi juga meningkatkan kualitas layanan dan edukasi yang diberikan kepada masyarakat.

Pemaparan ini mendapat respons positif dari peserta diseminasi karena memberikan gambaran nyata mengenai pentingnya manajemen biaya dalam organisasi non-profit sektor keuangan. Penelitian Muzdalifah dinilai memberikan kontribusi bagi pemahaman strategi keberlanjutan operasional lembaga keuangan, khususnya di daerah yang tengah berkembang pesat dalam literasi dan inklusi pasar modal.

Agenda

14 - 21 November 2025

Ajang Ekspresi dan Kreativitas Mahasiswa

Penyelenggara HMJ Pendidikan Ekonomi dan Sanggar Seni Oikos Nomos FEB UNG

30 Oktober - 13 November 2025

Semarak Hari Keuangan Ke XII

Penyelenggara Himpunan Jurusan Mahasiswa (HMJ) Akuntansi FEB UNG dimulai dari 30 Oktober - 13 November 2025

15 - 16 Oktober 2025

Audit Mutu Internal di FEB UNG 2025

Pelaksana LPMPP UNG dilaksanakan di Aula Prof. Kadir Abdusammad

26 - 28 Maret 2024

Asesmen Lapangan Pendirian Program Studi Doktor Ekonomi

Asesmen Lapangan Pendirian Program Studi Doktor Ekonomi